Bekasi (OTO) - PT Astra Honda Motor (AHM) akan segera memboyong Honda RC213V-S. Tak heran lagi, Pasalnya Honda RC213V-S telah dipajang di Indonesia International Motor Show 2017 bulan lalu.
Motor Honda RC213V-S ini persis dengan motor balap yang selama ini jadi tunggangan Marc Marquez dan Dani Pedrosa di ajang MotoGP. Versi yang dihadirkan nanti adalah versi jalanan yang sudah melalui beberapa penyesuaian.
Motor Super Sport berperforma tinggi ini, dihadirkan di Indonesia sebagai rangkaian kegiatan yang akan digelar PT Astra Honda Motor (AHM), bersama jaringannya di sejumlah daerah bertajuk 'Track Day Honda CBR'.
“Iya itu kita jual, harganya Rp. 6 milliar. Ini motor baru bukan yang sempat dijajal calon konsumen tahun lalu. Kita dapat jatah Honda RC213V-S satu unit dari Astra Honda Motor (AHM),” kata Chris Salmon, Manager Big Bike PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Wahana Honda.
Soal harga motor Marc Marquez versi jalan raya yang menyentuh Rp 6 miliar, Chris menganggap wajar. Sebab Honda RC213V-S merupakan masterpice Honda. Padahal dengan harga segitu bisa dapat 9 unit All New Mitsubishi Pajero Sport tipe tertinggi Dakar A/T 4×4.
Honda RC213V-S diproduksi secara khusus di Pabrik Kumamoto, Jepang. Dirakit secara manual oleh teknisi khusus. Beberapa perubahan dilakukan supaya motor kloningan Honda RC213V buat MotoGP ini dapat dikendarai di jalan raya.
Beberapa ubahan diantaranya yakni penambahan lampu depan dan belakang, lampu plat nomor kendaraan, lampu sein depan belakang, spion, speedometer, knalpot dengan katalis, tempat penyangga plat nomor, klakson, Honda smart key, self-starter, dan side stand.
Sebagai motor prototipe dari Honda RC213V, motor memiliki konfigurasi mesin serupa. Honda RC213V-S mengusung mesin DNA balap V-4, 4-stroke, DOHC, 4-valve, 6-speed, liquid-cooled 999cc. Menghasilkan tenaga 117 kW pada 11.000 rpm dan torsi 102 Nm pada 10.500 rpm. (AR)
Foto: Istimewa
Laman Iklan
17.21
New Google SEO
Bandung, IndonesiaJakarta (OtO) - Diberi nama "Riding Assist", dimana itu membuat sepeda motor melakukan penyesuaian kecil pada roda depan, bergerak ke depan maupun ke belakang dimana pergerakan tersebut hampir sama sekali tidak kentara, sehingga dapat menjaga keseimbangan pada sepeda motornya.
Honda mengatakan bahwa mereka menghindari penggunaan gyroscope karena mereka menambah bobot sepeda motor dan mengubah cara mengendarainya.
Pada ajang Consumer Electronics Show 2017
Acara yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat beberapa waktu lalu, sang perusahaan mendemonstrasikan sebuah sepeda motor yang menggunakan sistem tersebut. Sepeda motor itu dikendalikan dari jauh, dan melaju sendiri ke pusat booth Honda tanpa pengendara, dan juga tanpa terjatuh.
Sistem ini meminjam teknologi keseimbangan dari prototipe Honda yaitu Uni-Cub, transporter pribadi yang memiliki roda inovatif yang dapat melakukan perjalanan ke segala arah tanpa berpaling.
Pengendara duduk di Uni-Cub dan perangkat dapat terus berdiri tegak. Uni-Cub menggunakan basis dari robotika yang dikembangkan oleh Honda ketika mereka mengerjakan humanoid robot ASIMO.
Honda belum mengungkapkan kapan sepeda motor dengan sistem keseimbangan tersebut akan mulai diproduksi, namun mereka mengisyaratkan bahwa untuk memproduksi sepeda motor dengan sistem tersebut tidak memerlukan cost yang besar.
Prototipe yang ditampilkan pada ajang CES memiliki bagian depan yang diubah untuk mengimplementasikan teknologi baru, namun segala sesuatu yang terdapat dibalik handlebar merupakan produksi regular dari sepeda motor tersebut.
Semoga artikel diatas bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru untuk Sobat semua. Terimakasih. (AR)
Foto: Istimewa
Laman Iklan
08.11
New Google SEO
Bandung, Indonesia