| Sumber: troxaio-atixima.blogspot.com |
Untuk Sobat yang belum mengetahui arti dari ShockBreaker itu apa? Mari kita kupas, ShockBreaker adalah Peredam kejut (Inggris: shock absorber, shock breaker, atau damper). Yaitu sebuah alat mekanik yang didesain untuk meredam hentakan yang disebabkan oleh energi kinetik.
Setelah Sobat mengetahui arti dari ShockBreaker, mari kita lanjut ke pembahasan utama yaitu, ShockBreaker Upside Down. Pada suspensi upside down, posisi inner tube atau pipa kecil berada di bagian bawah, sementara outer tube atau pipa yang lebih besar ada di bagian atas. Contoh gambarnya bisa Sobat lihat di atas.
Bahan yang digunakan pada suspensi upside down ini, dasarnya menggunakan magnesium dan alumunium, dimana bahan ini merupakan bahan berkualitas tinggi, dan harganya tidak murah. Saat shock ini digunakan untuk berakselerasi, dan cornering lebih stabil dibanding shock breaker yang biasa (teleskopik), karena itu banyak yang menggunakan suspensi ini untuk ajang balap motor resmi baik sekala nasional, atau internasional.
Adapun kelebihan dan kekurangan dari ShockBreaker Upside Down ini, diantaranya sebagai berikut:
- Shock ini memiliki Tampilan yang keren, dan telihat lebih besar.
- Mampu menghasilkan redaman yang pass untuk kecepatan tinggi.
- Lebih stabil digunakan pada saat motor dipacu dengan kecepatan tinggi.
Kekurangan:
- Shock Jenis Upside down rawan patah dan juga sering bocor jika menopang bobot terlalu berat, atau sering digunakan untuk wheelie.
- Harganya lumayan mahal.
- Bisa langsung dipakai tanpa harus disetrum
- Tidak mengisi air aki, karena menggunakan gel
- Tidak perlu repot isi ulang
- Tidak merusak kerangka mesin, karena pada saat pengisian ulang dari regulator pada saat mesin menyala dan tidak menguap
- Tegangan lebih stabil.
- Harga lebih mahal sedikit dibandingkan dengan aki basah
- Air aki tidak bisa ditambah karena tersegel
- Bisa langsung dipakai tanpa harus disetrum
- Harga lebih murah dibandingkan aki kering
- Jika aki tekor, atau rusak bisa diperbaiki dengan menguras air aki sampai bersih, kemudian cuci hingga endapannya habis, dan keringkan dengan dijemur dalam posisi terbalik. Setelah kering isi kembali dengan air aki, dan setrum aki sampai 60 menit baru pasang kembali ke mobil/motor
- Lebih hemat karena bisa diisi ulang
- Air aki bisa ditambah.
- Harus mengisi air aki
- Isi ulang air aki apabila sudah habis
- Tegangan kurang stabil
- Aki basah menggunakan elektroda berwujud cairan, sementara elektroda aki kering berbentuk gel.
- Cairan elektroda pada aki basah mudah menguap dan cepat berkurang, sedangkan gel yang menguap pada aki kering akan diubah lagi wujudnya menjadi gel. Oleh sebab itu, tingkat keawetannya lebih tinggi.
- Apabila dirawat dengan benar, sebenarnya daya tahan aki basah bisa melampaui aki kering. Tetapi, kebanyakan orang merasa malas melakukan perawatan secara rutin, terutama mereka yang masih awam.
- Jika elektroda di dalamnya habis, untul aki basah bisa dengan mudah diisi ulang menggunakan air suling. Namun hal ini tidak bisa dilakukan pada aki kering, dengan kata lain bila elektrodanya habis maka aki harus diganti.
- Tingkat kesulitan perawatan aki kering jauh lebih mudah dibandingkan dengan aki basah. Bahkan, aki kering sering diklaim bebas perawatan.
- Harga aki kering lebih mahal, karena aki ini merupakan pengembangan dari model aki basah.
![]() |
| Foto : http://rama9d.blogspot.co.id |
- CAFE RACER
- CHOPPER
- JAP STYLE
- SCRAMBLER
- BOBBER
- TRACKER
- STREET CUB
- BRAT STYLE
Memperbaiki Aki Basah yang Rusak atau Soak, kiranya Sobat dapat menyiapkan perlengkapan yang menunjang untuk perbaikan Aki Kering tersebut, antara lain:
- Air Accu Zuur adalah Air Accu yang biasa digunakan untuk mengisi Aki baru, bukan air penambah cairan Aki
- Obeng (-) untuk pembuka Cover bagian atas Aki kering
- Suntikan tinta printer, atau jarum suntik untuk memasukkan Air Accu Zuur kedalam box Aki
- Kain Lap untuk menghindari cairan yang tumpah tidak berceceran
Cara Memperbaiki
- Bersihkan Aki kering yang akan diperbaiki terlebih dahulu dari kotoran debu yang menempel pada bodi Aki, dengan menggunakan air hangat.
- Bukalah penutup bagian atas, dengan hati hati, jangan sampai ada bagian yang robek, atau pecah. Biasanya tutup merekat dengan kuat, karena untuk mencegah kebocoran
- Setelah terbuka, Sobat akan menemukan tutup kecil dari karet bulat, biasanya terdapat 3 buah tutup (untuk aki ukuran kecil), atau tergantung besar amperenya.
- Masukan Air Accu Zuur pada setiap lubang dengan menggunakan Suntikan, dengan ukuran maksimal 1 cm di bawah lubang, jangan terlau penuh
- Tutup kembali lubang dengan rapat, pastikan jangan sampai ada indikasi kebocoran atau rembesan
- Letakan penutup body pada kedudukan semula, hingga terlihat rapi dan rapat. Jika masih ada celah, Sobat dapat memberi lem plastic (lem tembak), agar menutup secara sempurna tanpa celah udara.
- Sekrang Aki Kering sudah dapat di Charge kembali, untuk pengisian tegangan, menggunakan sistem jumper, agar Aki yang baru diperbaiki tersebut mendapatkan tengangan inject awal sebagai starter. Atau Sobat bisa juga pergi ke tukang Pengisian Aki, agar proses pengisian lebih cepat.
- Saat mesin berhasil dinyalakan, maka biarkan mesin menyala pada posisi stationer (putaran langsam) hingga minimal 15 menit, hal ini untuk menyesuaikan tegangan mengisi Aki dengan stabil
Catatan :
Perhatikan Kode Angka yang terdapat di bagian atas bodi aki. Misalnya 15.9.11, artinya aki tersebut telah di cas pertama kali oleh pabrik pada tanggal 15 bulan 9 tahun 2011. Hal ini berguna, jika Sobat membeli aki yang sudah melewati usia 4 bulan sejak awal pengisian pabrik, maka sebaiknya Sobat melakukan pengecasan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Langkah awal untuk meng-oversize motor
1. Pemeriksaan Awal
Sebelum menentukan apakah mesin dapat dioversize sesuai keinginan?, maka perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan yang umum dilakukan secara visual, biasanya mekanik hanya melihat, apakah ada bekas gesekan di piston dan silindernya. Adapun pemeriksaan yang benar adalah, dengan melakukan pengukuran foovisual, dan pengukuran dengan kedua alat tersebut, maka baru dapat diputuskan, seberapa jauh oversize dapat dilakukan pada mesin yang bersangkutan.
2. Menentukan ukuran oversize
Ukuran oversize blok mesin, pada umumnya adalah 25, 50 , 75 dan 100. Namun ada pula yang melakukan oversize hingga 125. Maksudnya, bila ukuran 25, artinya piston diganti dengan ukuran yang lebih besar 0,25 mm, dari ukuran piston standarnya. Misalkan ukuran piston standar 50 mm, maka piston 25, artinya ukurannya adalah 50,25mm. Lalu jika ukuran 100, artinya ukuran pistonnya dari 50mm menjadi 51mm. Setelah ditentukan ukuran oversize-nya, barulah Sobat menyiapkan piston sesuai ukuran oversize-nya.
3. Korter
Setelah Sobat sudah siap dengan ukuran piston oversize-nya, maka mekanik akan mengganti ring piston, yang sesuai dengan ukuran pistonnya. Lalu dibawa ke bengkel bubut, untuk dikorter blok mesinnya.
4. Pemasangan Piston Oversize
Setelah selesai dikorter, mekanik akan merakit piston dan ring piston yang baru, untuk dipasangkan pada blok mesin yang sudah dikorter tadi.
Laman Iklan 16.15 New Google SEO Bandung, Indonesia
Jakarta (OtO) - Tips Cara Mudah ngebenggkel di OtO Indonesia.
Langkah-langkah yang harus diambil saat menyetel Rpm
- Panaskan motor kurang lebih 2 menit
- Putar penyetel langsam yang ada dikarburator pada sebelah kiri motor, hingga putaran mesin menengah atau + 4000 RPM
- Setel skrup udara yang ada di bagian bawah pada karburator dengan menggunakan alat Obeng (-) kecil
Jakarta (OtO) - Agar Motor Matic tidak boros, kita dapat meng-upgrade atau tune-up karburator, dengan diservis ulang dan dicek keausannya, sekaligus memeriksa setingan karburator yang sudah berubah dan banyak peranti yang mungkin sudah aus, dan sudah harus diganti.
Peranti karburator yang perlu diperhatikan adalah, jarum skep, main jet dan pilot jet. Jarum sekep dan rumahnya (needle jet), berfungsi mengatur berapa banyak bensin yang disemprotkan ke ruang bakar, sesuai pelintiran gas. Kalau jarum ini sudah aus, tirus atau baret, maka akan menyebabkan mesin ndut-ndutan, karena jumalh bensin yang terhisap dengan udara masuk tidak lagi seimbang. Hal ini mengakibatkan, motor tidak ada larinya, dan pemakaian bensin pun ikut tambah.
Komponen lainnya yang mesti dicek yaitu pilot jet. Siapa tahu pernah diganti ukuran lebih gede atau lubangnya aus. Peranti ini berfungsi untuk menjaga kelangsaman/setasioner saat besutan berhenti. Bila lubangnya tidak standar lagi, motor susah langsam dan setelan gaspun minta digedein biar enggak mati–mati. Tapi akibatnya konsumsi BBM lebih boros.
Selain komponen / peranti yang harus diganti, main jet berfungsi sebagai pengatur jumlah BBM yang disemprotkan ke ruang bakar saat putaran menengah atas. Jika peranti ini lubangnya sudah tampak terlalu longgar / aus, yang mana akan mempengaruhi debit BBM. Semakin longgar lubangnya, BBM yang dikonsumsi semakin banyak, sebaliknya jika lubangnya semakin kecil, maka konsumsi BBM semakin irit. Untuk itu, kita perlu mengembalikan ukurannya sesuai bawaan motor.
Jakarta (OtO) - Buat motor pada umumnya, Tune Up adalah bagian dari perwatan berkala tanpa adanya penggantian komponen mesin. Adapun Tujuannya adalah, untuk pengontrolan kondisi mesin kendaraan setelah 10.000 kilometer; Agar mesin dapat diperiksa, dan disetel untuk mengembalikan kondisi motor ke keadaan semula.
Pemeriksaan meliputi, antara lain :
- Oli Mesin
- Saringan Udara
- Accu
- Busi
- Karburator
Keterangan :
Pemeriksaan Oli Mesin
Oli yang masih baik berfungsi membantu menahan suhu tinggi, gas bertekanan tinggi, memindahkan panas dari bagian yang bersuhu tinggi ke karter (panci oli), yang selanjutnya dipindahkan ke udara luar. Oli juga mencegah keropos, juga sebagai bantalan bagi bagian yang berputar serta menyerap zat zat yang merusak dari hasil pembakaran didalam mesin. Oli berfungsi mengurangi tingkat keausan, dan gesekan pada piston (torak), bantalan dan bagian bagian yang berputar. Dengan beban kerja oli yang keras itulah, maka jangan sampai oli kehilangan efektifitasnya, dan karenanya harus diganti secara periodik. Tinggi oli harus berada pada tanda L, dan jika Sobat menemukan oli motor Sobat lebih rendah dari tanda L, maka periksalah, kemungkinan ada kebocoran, untuk perawatan sementara, Sobat bisa menambahkannya.
Pemeriksaan Saringan Udara
Udara yang masuk ke mesin membawa debu, yang dapat menyumbat saluran karburator. Debu yang masuk ke dalam karburator, akan mempercepat keausan silinder mesin, serta mengotorkan oli. Di sisi lain, jika filter tersumbat oleh debu yang menumpuk, aliran udara yang masuk akan terbatas, dan mengakibatkan terganggunya kerja karburator. Filter Udara dibagi menjadi dua yaitu: filter udara kering dan filter udara basah.
Pembersihan saringan Udara
- Lepas saringan udara, periksa kondisi saringan udara, jika kotor sekali harus diganti baru
- Ketok saringan beberapa kali agar debu yang menempel terlepas
- Semprotkan dengan udara bertekanan dari dalam keluar, terkadang saringan udara basah karena oli.
- Pasang kembali rumah saringan udara, perhatikan kedudukannya, dan paking-pakingnya.
Langkah pemeriksaan Accu, antar lain :
- Apakah rumah baterai berkarat
- Apakah hubungan terminal longgar
- Apakah terminal berkarat atau rusak
- Apakah accu rusak atau bocor
- Periksa apakah air accu pada setiap sel tingginya seperti yang disarankan pada indikator Battere, kalau tidak pada ketinggian yang semestinya, isilah dengan air accu sure
Pemeriksaan Busi
- Amati apakah ada keretakan atau kerusakan pada ulir dan isolator
- Apakah busi mengalami keausan elektroda
- Apakah gastek rusak atau lapuk
- Apakah Elektroda terbakar atau terdapat kotoran yang berlebihan.
Pembersihan Busi
- Bersihkan rongga yang terdapat pada busi dengan jarum atau peniti, lalu masukan ke dalam bensin
- Bersihkan ulir dan permukaan luar isolator













