Home » » Peluang Usaha Rental Mobil

Peluang Usaha Rental Mobil

Bagaimana memulainya, antara lain :
  • Cari tempat yang gampang diakses
  • Amati kendaraan apa yang jadi favorit masyarakat
  • Cari mobil yang biaya perawatan dan suku cadangnya murah dan mudah didapatkan
  • Gunakan asuransi untuk mengurangi risiko kerugian
  • Siapkan sistem administrasi yang handal, sehingga konsumen dan kondisi kendaraan selalu tercatat dengan baik
  • Bangun jaringan bisnis, ikut organisasi pebisnis di daerah
  • Cari sopir yang kredibel, tdan bertanggung jawab
  • Hitung modal dan potensi keuntungan.
Family car lebih diminati oleh penyewa mobil

Langkah-langkah untukk mengambil keptusan, shubungan dengan modal dan keuntungan yang ingin diraih, antara lain :

Pilih dulu Mobil baru atau bekas

Memang mobil baru lebih diminati oleh konsumen, daripada mobil bekas. Sementara, biaya perawatan mobil baru lebih sedikit, paling tidak dalam 3 tahun pertama. Juga untuk mobil baru urusan asuransi lebih lancar.

Di sisi lain, memang mobil bekas lebih murah, juga biasanya sudah lengkap dengan aksesori, seperti kaca film, sehingga kita tidak perlu investasi lagi.

Usahakan proteksi asuransi jiwa, dan juga untuk mobil, apalagi mobil rental.

Kredit atau cash?

Jika punya modal, mungkin bisa beli cash. Dengan beli cash, tidak ada beban angsuran setiap bulannya, sehingga tidak ada risiko didatangi oleh debt collector, jika nunggak cicilan.

Jika tidak memiliki modal yang cukup, maka Sobat cuma perlu siapkan uang DP. Sementara penghasilan sewa mobil dapat untuk membayar cicilan sampai lunas.

Misalnya Sobat kredit Xenia baru seharga Rp 150 juta, dan kendaraan disewakan tanpa sopir

Potensi keuntungan setelah 2 tahun, jika semua berjalan sesuai rencana, sbb :

Modal
Harga mobil: Rp 150 juta

DP: 20% x Rp 150 juta= Rp 30 juta (Minimum DP ditentukan Pemerintah)
Cicilan: Rp 4 jutaan / bulan selama 23 bulan
Biaya aksesori (kaca film, cover jok, karpet kaki, dll): Rp 5 juta.
Asuransi all risk: Rp. 3 juta

Total investasi: Rp 160 juta

Perkiraan pengeluaran :
Bensin: Rp 600 ribu per hari= Rp 14.400.000

Ganti oli mesin+transmisi: Rp 6 juta
Ganti ban 2 set: Rp 9 juta
Ganti aki 1 kali: Rp 500 ribu
Servis rutin: Rp 9 juta
Cuci dan salon khusus 3 bulan sekali: Rp 8 juta
Pajak: Rp 5 juta
Total pengeluaran: Rp 51.900.000


Perkiraan penerimaan :
Total hasil sewa 2 tahun:  Rp 292 juta

Kendaraan dijual setelah cicilan lunas: Rp 120 juta
Total penerimaan: Rp 412 juta

Keuntungan selama 2 tahun: Rp 412 juta – (Rp 160 juta + Rp 51.900.000)= Rp 200.100.000

Hasil sewa di atas dihitung lewat perkiraan dengan tarif Rp 400 ribu per 12 jam, dan naik 2 kali lipat saat musim mudik Lebaran. Mobil setidaknya disewa 12 jam tiap hari.

Hambatan, antara lain:

  • Mobil dibawa kabur/hilang
  • Mobil rusak/lecet/terlibat kecelakaan
  • Sepi penyewa
  • Mobil dibawa kabur, dapat dicegah dengan menahan kartu identitas penyewa, dan uang jaminan, misalnya Rp 500 - ribu-Rp 1 juta. Pasang perangkat keamanan pada mobil, seperti; alarm, kunci setir, dan GPS tracker
  • Mobil rusak, dapat disiasati dengan ikut asuransi, sekaligus memahami seluk-beluk asuransi kendaraan, agar klaim lancar.
Jika sepi penyewa, Sobat harus kreatif kembangkan bisnis rental Sobat, misal dengan menawarkan ke perusahaan-perusahaan yang memerlukan sewa rutin untuk jangka panjang, sebab biaya rental lebih kecil ketimbang perusahaan harus membeli mobil dinas.

Terimakasih sudah membaca & membagikan Berita OtO Indonesia

Previous
« Prev Post

Sepatu Motot & Sneakers

Sepatu Motot & Sneakers
Sneakers Aja

OtO Indonesia

Populer

Banyak Dibaca