Janitraloka Hadir dengan Konsep "Agro Sirkuit" yang Baru Pertama ada di Indonesia

Subang (OTO) - Sirkuit Janitraloka terus berbenah, selepas trial error oleh beberapa komunitas waktu lalu,kini sirkuit ini menatap acara launching yang akan di langsungkan pada minggu 30/06/2019. Sementara seluruh persiapan mulai dilakukan oleh para pengurus yang merupakan voulenteer, dan penghobi olah raga yang cukup ekstrem namun menjamur pelakunya ini.

Di temui di lokasi, Duet Inisiator yang merupakan owner sirkuit (Iimam Khoerul & Rohmat) terlihat cukup sibuk "kami coba persiapkan kondisi sirkuit ini, meski sederhana prinsipnya, layak pakai dan semoga ke depan kami bisa terus berbenah" ujar duo yang merupakan kakak-adik ini.

Di tempat terpisah,pembina sekaligus kepala Desa pringkasap (Siti Hotimah) juga mengamini kegiatan sirkuit yang di gagas oleh pemuda dusun Jaringao ini,"kami dari unsur Pemerintahan sangat mendukung kegiatan ini, sejatinya kegiatan ini juga dapat membantu perekonomian warga, serta menjadi wahana edukasi pada segmen anak muda" ujarnya melalui saluran telephone nya.
Ki-ka (Rohmat, Eko, Imam, Iyan, Rina, Asep, Yoga, Aksho, Kubil, Samsi, Aajay
Di lokasi juga terlihat kegiatan yang dilakukan oleh team panitia,selain mempersiapkan beberapa pembatas yang akan dijadikan separator penonton,juga panitia hari ini bekerjasama dengan komunitas untuk mempersiapkan track serta jumping area.

panitia juga mengakui bahwa sirkuit ini sangat jauh dari kata sempurna, namun demikian dengan semangat kebersamaan, dan kerja keras bukan tidak mungkin Sirkuit Janitraloka ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi warga Jaringao khususnya dan Desa Pringkasap pada umumnya, selain komunitas Trail, pengelola sirkuit juga telah melakukan langkah stragtegis, dengan melakukan approach ke instansi pendidikan, untuk mengajak bersama menjadikan sirkuit ini sebagai wahana  pendidikan berbasis alam, tentunya dengan tidak mengesampingkan kurikulum yang sedang berjalan.

"Kami telah melakukan pendekatan ke beberapa sekolah untuk mengajak kerjasama, hal ini kami lakukan agar rasa jenuh di kelas dapat sedikit teratasi, atau dengan kata lain refresh siswa didik" ujar Asep Saefudin, Aksho, Iyan, Kubil & Eko saat ditemui di lokasi.

Selain persiapan lokasi, panitia bekerjasama dengan karang taruna setempat, dengan diawali pembuatan zonasi tenant. Sementara untuk acara nanti, tidak lupa mereka mulai membenahi akses masuk agar pada saatnya nanti traffic dapat teratasi. (Janitraloka)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More